Banda Aceh, 15 Oktober 2024 – Syaridin, Penjabat Walikota Langsa, telah berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dari Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK). Ujian promosi doktor ini berlangsung pada tanggal 15 Oktober 2024 dan dihadiri oleh para akademisi serta kolega.
Disertasi yang berjudul "Bantuan Beasiswa Pemerintah Daerah dalam Pemerataan Kesempatan Pendidikan di Provinsi Aceh" ini berfokus pada urgensi dan kebutuhan akan program beasiswa pemerintah daerah untuk meningkatkan akses pendidikan, terutama bagi anak-anak dari masyarakat miskin, yatim/piatu, dan korban pasca-konflik.
Tim Penguji yang terlibat dalam ujian promosi ini terdiri dari:
- Ketua Sidang rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan
- Sekretaris Sidang Prof. Dr. Hizir Direktur Sekolah Pascasarjana USK yang sekaligus sebagai Promotor
- Ko-Promotor I/Penguji: Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd. Guru Besar Spesialisasi: Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH)/Pendidikan Kewarganegaraan Lingkungan
- Ko-Promotor II/Penguji Dr. Husaini, M.A. Dosen FKIP USK bidang Ilmu Sejarah Amerika
- Penguji Bidang Konsentrasi: Prof. Dr. Drs. Bahrun, M.Pd. Guru Besar Dosen FKIP USKbidang Ilmu Dasar-Dasar Pendidikan
- Penguji Bidang Konsentrasi: Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes. Dekan FKIP USK
- Penguji Bidang Konsentrasi dari Luar Institusi (UIN Ar-Raniry): Prof. Dr. Drs. H. Syamsul Rijal, M.Ag. Guru Besar UIN Ar-Raniry: Sejarah Filsafat Islam
Dalam penelitiannya, Syaridin menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan postpositivisme, yang mencakup wawancara dengan pemangku kepentingan, analisis dokumen kebijakan, dan survei penerima beasiswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96% responden melaporkan bahwa kondisi sosial-ekonomi mereka sebelumnya membatasi akses ke pendidikan tinggi. Nilai R-Square sebesar 0,667 menunjukkan bahwa transparansi dan faktor sosial-ekonomi berpengaruh signifikan terhadap dampak program beasiswa, dengan taraf keyakinan 95%.
Syaridin menyatakan bahwa kebijakan beasiswa yang efektif harus didasarkan pada pemahaman mendalam tentang konteks sosial dan kebutuhan pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa bantuan beasiswa di Aceh dapat meningkatkan partisipasi pendidikan dan memberikan dampak positif bagi pemulihan sosial dan ekonomi di daerah tersebut.
Dengan pencapaian ini, Syaridin berharap dapat menginspirasi lebih banyak individu untuk berkontribusi dalam peningkatan pendidikan di Aceh.
Selamat kepada Syaridin atas pencapaian yang luar biasa ini!
Galeri
Berita Lainnya


